Senin, 08 Juni 2020

Dampak pandemi covid-19 di Indonesia

Perkembangan awal kasus Covid-19 pada 2 Maret-2 Juni 2020 di Indonesia

Saat ini, sebagian besar negara di dunia sedang terdampak musibah besar oleh pandemi Covid-19 atau virus Corona, yang bermula dari negara China pada akhir tahun 2019. Termasuk di Indonesia.

Diawali dengan presiden Jokowi Widodo mengumumkan secara resmi kasus pertama Covid-19 di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020. Dua warga asal Depok yang positif Covid-19 tersebut mengadakan kontak langsung dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia. 

Pada 11 Maret 2020 untuk pertama kalinya warga negara Indonesia meninggal akibat Covid-19. Korban yang meninggal di Solo adalah seorang laki-laki berusia 59 tahun, diketahui sebelumnya menghadiri seminar di Kota Bogor, Jawa Barat pada tanggal 25-28 Februari 2020. Hingga Rabu, 11 Maret 2020 siang, jumlah kasus Covid-19 yang telah dikonfirmasi ada 27 orang. 

Di minggu yang sama, kasus 01 dan 03 dinyatakan sembuh. Kedua kasus yang resmi dinyatakan sembuh dan boleh meninggalkan rumah sakit pada 13 Maret 2020 itu adalah pertama kali pengidap Covid-19 di Indonesia. Kasus 02 yang berusia lanjut yakni 64 tahun, juga berhasil sembuh.

Hingga Rabu 2 Juni 2020 angka kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat sampai 27.549 orang yang dinyatakan positif Covid-19, sembuh 7.935 kasus,  dan meninggal 1.663 kasus. 

Dampak Ekonomi 


Terhitung sudah tiga bulan Indonesia dilanda pandemi COVID-19 sejak kasus pertama diumumkan, yaitu pada tanggal 2 Maret 2020. Selama tiga bulan tersebut, banyak sekali peristiwa yang dialami Indonesia dalam berbagai aspek. Termasuk dalam bidang Ekonomi.

Imbas COVID-19, kemiskinan di Indonesia diprediksi naik hingga mencapai 12 persen. Selain itu, tingkat inflasi di Indonesia diproyeksi naik ke level 3 persen.

Berikut dampak dari pandemi Covid-19 terhadap perekonomian di Indonesia :

1. sektor industri

- menghambat proses produksi.
- menurunnya produksi sehingga perusahaan bisa mengalami kerugian yang berujung PHK. 
- meningkatnya daya beli produk lokal

2.  mata uang

Virus Corona dapat menempel pada benda, uang adalah salah satunya. Ini adalah alasan mengapa uang digital akan meningkat karena uang digital tidak bisa dipegang atau disentuh sehingga tidak akan menyebabkan terjadinya penularan virus, beda halnya dengan uang fisik (kertas dan logam) yang bisa dipegang, tentu ini akan menyebabkan terjadinya penyebaran virus. Ini mengakibatkan nilai tukar dollar AS meningkat. 

Dampak Politik 

Pemerintah Indonesia memberlakukan keadaan “Darurat Sipil” jika keadaan semakin memburuk, namun menurut beberapa pihak “Darurat Sipil” akan menciptakan ketakutan yang bisa berujung kekacauan. Hal ini juga akan menimbulkan pemerintah campur antara demokrasi dan otoritarian yang akan menyebabkan indeks demokrasi anjlok dan cacat. 

Senin, 13 April 2020

Jawaban UTS II

Ujian Tengah Semester II

Nama : Vidiana Lihayati
Kelas  : Penerbitan 2C
NIM    : 196321011

1.Secara fisik dan tertulis dokumen  memiliki fungsi vital bagi profesi  suatu pekerjaan. Coba jelaskan tentang dokumen secara  fisik dan tekstual  serta berikan contoh.
Jawab:

Dokumen Fisik merupakan dokumen yang menyangkut materi ukuran, berat, tata letak, sarana prasarana, dan sebagainya. Contoh: Surat-surat, Ijazah, Akte Kelahiran, dan sebagainya.

Dokumen Tekstual merupakan dokume yang menyajikan informasi dalam bentuk tertulis. Contoh: Majalah, Buku, Catalog, dan Surat Kabar.
Dokumen

2. Dokumen merupakan bahan yang sering digunakan dalam melaksanakan pekerjaan jurnalistik sehingga dapat menyajikan sebuah berita lebih komfrehensif. Silakan jelaskan apa yang dimaksud dengan dokumen
Jawab:

Dokumen merupakan surat penting atau berharga yang sifatnya tertulis atau tercetak yang berfungsi sebagai bukti ataupun keterangan

3.Dalam mendokumentasikan  data atau rekaman peristiwa biasanya  dilakukan dengan menggunakan  metode dokumentasi.  Coba jelaskan perbedaan antara dokumen dan dokumentasi.
Jawab:

Dokumen adalah surat tertulis atau tercetak yang memuat informasi dan dapat dipakai sebagai bukti keterangan.
-        Fokus pada benda
-        Bukan unit kerja
-        Bersifat pasif
-        Digunakan sebagai alat bukti
-        Menunjang penelitian

Dokumentasi adalah proses pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dalam bidang pengetahuan.
-        Fokus pada kegiatan
-        Merupakan unit kerja
-        Bersifat aktif
-      Mengolah dan menyiapkan dokumen baru
-        Menyiapkan keterangan untuk penelitian

4. Bagi pekerjaan jurnalistik dokumen  adalah sarana obyektif  sebagai pendukung dalam mengungkapkan sebuah fakta. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Dokumen? Bagaimana perbedaan dengan arsip? 
Jawab:

Dokumen merupakan informasi yang tersimpan baik dalam kertas ataau digital yang dapat dijadikan bahan rujukan. Misalnya: Surat Keputusan (SK), Dokumen Kurikulum, dan SOP.

Arsip merupakan informasi dari hasil kegiatan yang bukan dijadikan rujukan, terdapat dibagian kearsipan.
Misalnya: Laporan kegiatan pelatihan, surat masuk dan surat keluar, dan sejenisnya.

5.Dalam pekerjaan jurnalistik setiap saat kita ditugaskan untuk menyajikan berita dan terkadang peristiwa yang kita sajikan memiliki kaitan dengan peristiwa sebelumnya. Silakan Anda jelaskan bagaimana menyajikan berita tersebut sehingga pembaca memahami bahwa peristiwa yang sama pernah terjadi sebelumnya.
Jawab:

Dengan menampilkan dokumentasi peristiwa lampau yang seutuhnya, dan menjelaskan keterkaitan antara peristiwa sekarang dan peristiwa masa lampau tersebut. Dengan  begitu, kita dapat menemukan persamaan dan perbedaan dari peristiwa yang sama tersebut. Misalnya waktu, tempat, jumlah korban, dan lainnya.

6. Silakan buat sebuah berita tentang suatu peristiwa yang dalam penyajiannya  memerlukan beberapa dokumen.
Jawab:


Baru Bebas berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Ditangkap karena Mencuri

TERNATE - Abdul Rahman Saleh alias Aman (26), seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Ternate yang bebas lewat program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM kembali ditangkap karena kasus pencurian.
Aman dibebaskan dalam program asimilasi untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19 pada 2 April 2020.
Baru tiga hari bebas, Aman kembali berulah dan mencuri sebuah ponsel. Korban pencurian itu melaporkan Aman pada 5 April 2020. Polres Ternate meringkus Aman pada Minggu (12/4/2020).

Selasa, 22 Oktober 2019

Analisis Berita

Analisis Berita
KORANSINDO Hal 8 Metropolitan
Selasa, 22 Oktober 2019



Berita I
Penataan Trotoar Fokus di Stasiun MRT dan Halte
Sumber : Dinas Bina Marga DKI Jakarta

Fakta peristiwa :

JAKARTA - Penataan jalur bagi pedestarian atau trotoar di DKI Jakarta tahun depan akan difokuskan di sekitar stasiun dan halte. Total panjang trotoar yang dibangun mencapai 103,7 kilometer.

Fakta pendapat :

🔹"Trotoar tadi mengintegrasikan  MRT, LRT, BRT, hingga KRL commuter line. Selain kita bangun di arterinya, kita juga akan buat jalan kolektornya. Jadi,  dari rumah mereka jalan ke trotoar lanjut ke MRT. Kami harap dari jalan kolektor masuk ke arteri mereka bisa berjalan dengan nyaman masuk MRT."
Ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Harri Nugroho.

"Penataan tergantung wilayah masing-masing. Kalau kita bicara di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) rata-rata diamanatkan 60 km per tahun. Dengan panjang trotoar 2600 km itu dibutuhkan waktu 50 tahun, kelamaan. Kita mungkin revisi rencana strategis nya minimal harus nya 100 km per tahun jadi sekitar 20 tahun trotoar di DKI sudah nyaman dan ideal bagi pejalan kaki." Ucapnya.

🔹"Jalan yang belum ada trotoar masih banyak. Pemprov DKI belum mau membangun akses bagi pejalan kaki." kata ketua koalisi pejalan kaki Ahmad Syafrudin

"Trotoar dan fasilitas pejalan kaki idealnya harus ada. Trotoar tidak perlu mewah. Cukup sederhana, namun memenuhi syarat agar walkable (mudah diakses oleh siapapun, termasuk anak-anak, lansia, penyandang disabilitas), permukaan kesat, tidak patah-patah dan penuh rintangan atau lubang, serta menyuruh ke berbagai pelosok kota." Ungkap Ahmad.

Berita II
Tertibkan Parkir Liar di Jakbar✨

Fakta peristiwa :

JAKARTA - Parkir liar di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, semakin menjadi. Ratusan kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, setiap hari parkir sembarangan di kawasan itu persisnya di bahu jalan. Pungutan sebesar Rp10.000 untuk mobil dan Rp5.000 untuk motor ditarik oleh beberapa juru parkir.

Fakta Pendapat :

🔹"Kami menyayangkan tarif yang cukup mahal untuk parkir kurang dari 1 jam. Lebih baik sekalian saja ditertibkan." kata Elga (28) pemilik motor yang memarkirkan kendaraan di Tanjung Duren, Jakarta Barat. "Kalau juru parkir resmi pasti pakai baju seragam." Tambahnya.

🔹"Jangan gila main netapin harga. Kami tidak menarik retribusi di kawasan itu. Itu jelas liar." kata kepala Satpel Perparkiran Jakarta Barat Bona Tonggam.

🔹"Yang jelas, kalau sudah resmi kita tangani. Saat ini buktinya pendapatan retribusi parkir meningkat." Juru Bicara UP Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ivan Valentino.



Dampak pandemi covid-19 di Indonesia

Perkembangan awal kasus Covid-19 pada 2 Maret-2 Juni 2020 di Indonesia Saat ini, sebagian besar negara di  dunia sedang terdampak musi...